Home / Bisnis

Kamis, 5 Januari 2023 - 10:11 WIB

Tips Berjualan Online Bagi Pemula

Tips berjualan online bagi pemula, Pada eranya jualan online seperti saat ini, keperluan dari ujung rambut hingga ujung kaki, bisa kalian temukan di internet. Dengan kata lain, apa saja bisa kalian jual secara online.

Namun, kalian tentunya tahu. Meski ada banyak sekali kesempatan, tak semua orang memiliki kisah sukses jualan online. Tak sedikit toko online yang tutup di tengah jalan. Cerita-cerita macam inilah yang mungkin membuat kalian bingung dalam berusaha.

Perkembangan bisnis online atau berjualan secara online memang telah mengalami peningkatan yang cukup baik saat beberapa tahun belakangan. Untuk para konsumen juga untuk mencari barang mulai dari ujung kepala hingga ujung kaki juga dapat ditemukan dengan lebih mudah secara online.

Tips Berjualan Online Bagi Pemula

1. Ketahui apa itu Nilai Jual Produk (Unique Selling Points)

Apa yang menjadi kelebihan produk dalam bisnis kalian? Jawaban yang jadi: harga terjangkau, kualitas super, atau pertama di kelasnya. Pertanyaan semacam ini cenderung mudah dijawab. Bagaimana kalau saya ubah pertanyaannya jadi: apa yang menjadi kelebihan produk yang tidak dimiliki pesaing Kalian?

Pertanyaan itu seharusnya memang membuat Kalian berpikir. Sebab, di sanalah Kalian sedang mencari jawaban unique selling points (USP) atau disebut sebagai nilai jual produk. Berbeda dengan kelebihan dari produk yang jumlahnya bisa banyak, USP biasanya hanya satu saja. Satu poin tersebut yang nantinya akan menjadi kunci untuk membedakan bisnis Kalian dari kompetitor.

Lebih mudahnya membayangkan USP yang menarik, dibawah ini adalah contoh USP yang telah dimiliki produk bisnis kelas dunia.

  • Starbucks ? berbagai pilihan minuman kopi dengan kualitas premium;
  • Zappos ? kebijakan penukaran barang yang sangat ramah untuk pelanggan;
  • FedEx ? jaminan paket sampai dalam semalam;
  • Domino’s Pizza ? pizza gratis jika tidak sampai dalam 30 menit.

Ketika kalian telah temukan beberapa calon USP yang menarik, kali ini sesuaikan USP dengan para calon pelanggan, keputusan beli, kebiasaan pelanggan, trend, dan tokoh panutan pelanggan. Dengan begitu, coba kombinasikan calon USP dengan sifat pembeli yang mungkin telah Kalian buat. Jika Kalian telah mampu mengeksekusi tips ini dengan baik, penjualan Kalian dijamin akan semakin laku.

2. Buat Website Toko Online Sendiri

Banyak yang menganggap tidak perlu membuat toko online sendiri, karena banyaknya marketplace yang telah menyediakan serta membantu orang banyak untuk berjualan secara online.

Marketplace memang bersifat relatif lebih mudah untuk digunakan serta tidak membutuhkan waktu yang lama untuk membuat akun dan menjalankan bisnismu. Namun, justru dengan kemudahan tersebut memiliki banyak pesaing yang membuat kalian akan berebut calon pelanggan hingga pada akhirnya membuat kalian memasang harga yang murah sehingga memakan waktu lama untuk membangun reputasi melalui rating dan review.

Baca Juga  Cara Mendapatkan Rekomendasi Terbaik dari Pekerjaan

Namun, setelah menjalani proses tersebut brand kalian masih belum dikenal secara baik. Mereka hanya akan mengingat marketplace yang akan digunakannya dibandingkan dari merk produk milikmu. Karenanya menjadi penting untuk kamu memiliki website sendiri sebagai alat untuk mengenalkan merk serta produk milikmu.

3. Pelajari dan Pahami Data

Data menjadi hal penting dalam sebuah bisnis. Peter Sondergaard mengatakan bahwa data layaknya sebagai minyak di abad 21. Lalu, analisa data adalah menjadi mesin pembakarannya. Maksudnya, Kalian harus cerdas dalam mempelajari data yang berkaitan dalam bisnis. Khususnya data soal penjualan juga data yang berhubungan dengan upaya promosi.

Pertama, data soal penjualan. Biasanya dalam data ini otomatis bisa didapat dari fitur laporan pada CMS yang digunakan. Data tersebut, kalian bisa tahu produk jualan online terlaris, produk macam yang disukai pelanggan, kapan penjualan yang baik, serta kapan penjualan sedang menurun. Dari kelompok data pertama, kalian bisa melakukan riset produk dan selera pasar. Lalu membuat produk-produk baru untuk dirilis ke pasaran.

Kedua, data yang berhubungan dengan promosi juga marketing. Lewat analisa dari Google, Kalian bisa memantau performa website secara menyeluruh. Siapa calon pelanggannya? Halaman mana saja yang paling banyak dibuka oleh pelanggan di toko online? Bagaimana caranya?

Tak hanya itu saja, Google Analytics juga bisa membaca data khusus untuk sebuah bisnis. Kalian bisa membaca performa website pesaing dalam satu industri yang sama, dapat mengetahui kata kunci yang sedang populer, mengetahui faktor yang menyebabkan user meninggalkan web, dan juga bisa mengetahui waktu yang tepat untuk mengirimkan sebuah email.

4. Pakai Strategi Content Marketing

Sudah dengar istilah “Content Marketing”? Content marketing merupakan sebuah teknik promosi yang berjalan pada pembuatan konten. Bukan asal sembarang konten yang dibuat, melainkan konten yang bersifat relevan, penting, bermanfaat, dan juga bisa menarik pelanggan dalam jangka panjang.

Semakin baik dan bermanfaat konten yang telah dibuat, semakin besar pula kemungkinan usaha kalian ditemukan oleh para calon pelanggan melalui Google. Maksudnya adalah semakin besar pula kemungkinan bisa mendapatkan keuntungan melalui strategi ini.

Blog bisnis menjadi sebuah investasi jangka panjang. Lewat blog kalian bisa menunjukkan sisi friendly bisnis, membangun hubungan dengan para calon pelanggan, mengumpulkan data calon pelanggan, dan meningkatkan reputasi bisnis.

Bicara soal teknis, blog juga bisa jadi tempat baik untuk mengumpulkan semua promosi. Sehingga, konten promosi kalian lebih mudah diakses oleh calon pelanggan. Mereka pun tak perlu repot untuk mengakses akun Instagram, Twitter, atau Facebook Page.

Baca Juga  Penguncian COVID Cina membuktikan terobosan besar bagi robot pengiriman

5. Aktif di Media Sosial

Meskipun kalian sudah memiliki website dan blog, jangan pernah lupakan fungsi sosial media. Dari sosial media menjadi pintu utama sebuah perkenalan dibuka dengan calon pelanggan. Setelah mengetahui dan mengenal bisnis lebih dekat, mereka akan tertarik. Entah itu nanti dalam bentuk mengikuti akun, komentar, ataupun mengunjungi website yang telah diberikan (termasuk di dalamnya website, blog, dan YouTube).

Pernyataan di atas bukan sekedar asumsi. Faktanya, sebanyak 95 persen para pengguna sosial media pada umur 18-34 tahun tercatat telah mengikuti akun sosial media bisnis. Lalu sebanyak 93 persen pemilik akun menjadikan sosial media sebagai cara berkomunikasi dengan para brand (customer service). Ketika kalian berhasil mewujudkan interaksi sosmed yang menyenangkan, menyentuh sebanyak 71 persen para pengguna akan merekomendasikan bisnis kalian pada orang-orang terdekat.

6. Manfaatkan Word of Mouth Marketing

Berdasarkan fakta apa yang menjadi kata orang sangat berpengaruh dalam sebuah bisnis. kalian kira, mengapa seorang pebisnis rela membayar untuk key opinion leader untuk bicara bagus soal bisnisnya? Itulah makna mengapa tips yang bisa dicoba agar jualan online kalian semakin laris adalah dengan memanfaatkan word of mouth marketing.

Jika memiliki budget yang cukup, tak ada salahnya untuk mencoba promo melalui micro influencer. Seketika, bisnis kalian dapat dikenal oleh para calon pelanggan dalam jumlah lebih banyak dan juga jangkauan audiens bisa bertambah luas.

7. Coba Iklankan Bisnis Melalui Facebook, Youtube, dan Instagram

Berbeda dengan bahasan sebelumnya, pada bagian ini akan membahas secara spesifik tentang beriklan dalam sosial media.

Beriklan dalam sosial media tak hanya bertujuan meningkatkan brand awareness pada produk kalian, beriklan juga dapat membuka kesempatan yang lebih besar untuk meningkatkan penjualan kalian. Spesifiknya, beriklan dalam medsos merupakan sebuah langkah strategis serta lebih menghasilkan. Bahkan yang dapat bisa jadi lebih besar daripada beriklan melalui Google Ads.

Pertama, bagaimana cara sistem Google Ads dan Sosial Media Ads bekerja. Google Ads bekerja ketika para konsumen sudah tahu apa yang mereka butuhkan. Namun, dalam sosial media ads bekerja di dalam tahapan yang berbeda. Sosial media ads mengacu pada pelanggan bahkan sebelum pelanggan tahu apa yang mereka inginkan. Iklan produk akan tetap ditampilkan sesuai dengan segmentasi pasar yang telah dibuat.

Dengan kata lain, dalam sosial media ads menuntun pelanggan dari tahap awareness hingga pembelian. Sehingga, kalian bisa menghadirkan bisnis pada tiap customer journey. Sehingga, akibatnya lingkup pasar kalian akan jauh lebih luas.

Nah, itulah beberapa tips berjualanm online bagi pemula yang harus kalian ketahui dan wajib kalian fahami.

Share :

Baca Juga

http://oyisam.id

Bisnis

Kebutuhan Pemasaran Digital untuk Bisnis

Bisnis

Temukan Kecepatan yang Tepat untuk Peluncuran AI Anda

Bisnis

Bisnis Keluarga Anda Membutuhkan Papan
http://oyisam.id

Bisnis

Pekerjaan Online Versus Bisnis Online

Bisnis

Jadikan Keberuntungan Anda sebagai Penemu Profesional

Bisnis

Mengapa Rak Gondola Begitu Populer Sampai Sekarang?

Bisnis

8 Keuntungan Kain Fiberglass
http://oyisam.id

Bisnis

Barter Cara Anda untuk Untung